Agen Poker Online

Cerita Dewasa Arina Sudah Tidak Perawan

Bandarkiu Online – Perkenalkan nama saya Arina aku bekerja di sebuah kantor dengan posisi staff management, aku baru kemarin menikah dengan suamiku, rasa pertama malam pertama aku sudah alami dengan boss kantorku, jadi saat aku melakukan hubungan dengan suamiku saya berpura pura merintih kesakitan.

Judi Bola Indo
“Ahhhhhh..pelan pelan kang” kataku sambil merintih saat suamiku melaukuakn penetrasi pertama kalinya di malam pengantinku. Aku pun terus berpura pura agar suamiku yakin kalau aku masih perawan, akkkkhhhh sakit sekali kang, saat penis suamiku masuk setengah di dalam vaginaku.
Akhirnya saya bisa merasa lega setelah saya merasakan adanya rembesan cairan yang keluar dari liang senggam saya. Supaya kesannya liang senggam saya masih sempit seperti anggapan laki-laki kebanyakan tentang perawan, saya menahan kontraksikan otot-otot vaginsaya selama mungkin.
Saya tidak mau memakai jamu-jamuan untuk bikit rapet vagina karena akan membuatku kesakitan beneran saat penetrasi. Untunglah semuanya akhirnya berjalan lancar, suamiku bisa menunaikan tugas pertamanya dengan baik walaupun saya tidak bisa mendapat orgasme yang karena mungkin saya terlalu berkonsentasi pada akting perawanku.
Tapi yang paling penting dia tidak curiga saya sudah tidak perawan lagi karena selain saya berpura-pura belum pernah bersetubuh tapi juga ada bukti nyata berupa darah perawan yang berceceran di seprei.
Saya memang sudah tidak perawan lagi waktu menikah, keperawananku sudah diambil bossku dari kantor tempat saya bekerja saat kami berdinas di luar kota kurang lebih setahun sebelumnya.
Beliaulah yang mengatur strategi buatku supaya saya bisa melewati malam pertama saya dengan mulus sehingga ketidak perawananku tidak mengganggu awal rumah tangga baruku.
Dari beberapa opsi yang beliau ajukan supaya saya terlihat perawan lagi di malam pertama, saya mengambil opsi synthetic hymen yang lebih praktis dibandingkan operasi plastik selaput dara.
Saya minta untuk dibelikan synthetic hymen sebanyak yang memungkinkan supaya saya bisa berlatih dulu sampai fasih supaya calon suamiku yang sangat pecemburu tidak curiga.
Inti latihannya adalah memasang synthetic hymen dengan tepat dan tidak mencurigakan karena kesempatannya hanya satu kali saja. Kemudian belajar pura-pura merintih kesakitan saat (calon) suamiku melakukan penetrasi pertama, baik awal kepala penis masuk maupun saat selaput dara mulai robek.
Terakhir adalah belajar mengkotraksikan otot-otot vagina untuk member kesan liang senggamsaya masih sempit.
Tentu saja saya meminta bantuan bossku itu untuk memerawani saya lagi berkali-kali dengan menggunakan synthetic hymen tersebut sampai saya benar-benar percaya diri untuk melakukannya sendiri.
Bossku memasang kamera yang merekam setiap adegan latihan tersebut supaya bisa kami bahas sesudahnya. Setiap latihan malam pertama ini dilakukan dengan lengkap, mulai dari melakukan fore play sampai bossku ejsayalasi.
Saya harus melatih menjaga reaksiku seperti benar-benar baru pertama kali bersetubuh, bukan sebagai wanita yang sudah sangat berpengalaman dalam berhubungan badan. Untungnya saya dan suamiku sering melakukan petting waktu pacaran.
Sehingga saya tidak perlu belajar berpura-pura malu telanjang dihadapan dia. Akhirnya saya merasa benar-benar lancar melakukannya setelah 7 kali latihan ditambah satu kali gladi resik yang semuanya kami lakukan dalam 2 minggu sebelum hari perkawinanku.
Nama saya adalah Arina, saat cerita ini terjadi umurku sudah 32 tahun, masih single dan masih perawan tapi rencananya tahun depan saya mau menikah dengan tunanganku yang sudah kupacari lebih dari enam tahun.
Walaupun masih perawan, pengalamanku tentang seks sudah tidak awam lagi karena dua tahun terakhir ini saya dan tunanganku cukup aktif melakukan petting hampir pada tiap kesempatan untuk bercumbu.
Kami biasa melakukannya di tempat kos tunanganku setelah saya dijemputnya dari kantor. Sebenarnya cukup risih juga melakukannya di sana karena teman-teman kosnya melihatku seperti perempuan murahan setiap kami melewati mereka.
Tapi saya tidak punya pilihan tempat untuk melakukannya karena saya benar-benar seperti sudah ketagihan, sehingga sering kali saya duluan yang memintanya.
Kata orang nafsu seksku sangat besar karena saya memiliki payudara yang besar dan bulat walaupun demikian tetap proporsional terhadap ukuran tubuhku yang sedang-sedang saja.
Besarnya payudara saya juga didukung oleh dagingnya yang padat dan kenyal sehingga membuat dadsaya seperti selalu membusung dan menantang yang membuat setiap laki-laki ingin meliriknya.
Meskipun kami sudah melakukan ratusan kali petting, tapi saya tetap bisa mencegah dan menolak tunanganku melakukan penetrasi. saya tidak punya kepercayaan penuh bahwa dia akan menikahiku kalau saya sudah menyerahkan keperawananku padanya.
Selama ini dia sudah beberapa kali mengundurkan rencana perkawinan kami dengan berbagai alasan sehingga membuat hubungan kami juga sering putus nyambung.
Alasannya yang paling sering digunakan adalah karena saya masih bekerja dan terikat kontrak kerja dengan perusahaanku.
Dia selalu bilang bahwa dia ingin saya menjadi ibu rumah tangga saja karena dia sanggup mencari nafkah buatku walaupun sampai sekarang belum benar-benar bisa dibuktikan. saya bekerja di sebuah perusahaan teknologi IT dan Telekomunikasi di Bandung sebagai staf bidang marketing untuk membantu direktur utama.
Pak Gatot adalah atasan langsungku yang selain sebagai direktur utama juga sekaligus merupakan salah satu pemilik perusahaan. Beliau seorang laki-laki berbadan tinggi besar (tinggi sekitar 180an cm dan berat badannya lebih dari 100Kg), berumur 4445 tahun.
Berpenampilan cukup gagah dengan kumis dan janggut tebal yang sudah dihiasi uban yang justru menambah wibawanya. Satu hal yang sering jadi bahan obrolan staf-staf wanita di kantor tentang bossku ini adalah bulu tangan dan kakinya yang lebat yang membuatnya terlihat sangat seksi buat kami kaum hawa.
Sebagai stafnya pak Gatot tentu saja kami sering bertemu, baik dalam rapat-rapat marketing maupun saat saya menghadap beliau untuk menerima atau melaporkan tugas-tugasku.
Salah satu kebiasaan pak Gatot yang sering membuatku risih adalah beliau tidak segan-segan memandang ke arah dadsaya dengan pandangan kagum dan seolah-olah ingin melihat ke dalamnya.
Beliau juga suka melihat ke arah selangkanganku saat saya memakai celana panjang ke kantor. Daging di sekitar vaginsaya memang sangat tebal dan gemuk sehingga kalau memakai celana panjang yang agak ketat selangkanganku terlihat menonjol seperti halnya tonjolan penis pada celana laki-laki.
Tapi untuk hal-hal di luar itu beliau sangat santun, sopan dan selalu bersikap gentle terhadap staf-stafnya, bahkan sama sekali tidak pernah menepuk atau memegang tubuh staf wanitanya.
Seperti halnya beberapa staf wanita lainnya, diam-diam saya sering mengagumi beliau dan mengidolakannya sebagai pria idaman yang ingin kami jadikan sebagai kriteria suami atau yang ingin suaminya seperti beliau.
Kadang-kadang beberapa staf yang sudah menikah suka bergunjing membayangkan bagaimana pelayanan pak Gatot di ranjang yang mereka anggap selain hebat juga akan segentle sifatnya.
Mereka suka membandingkan dengan suami mereka rata-rata hanya main tabrak lari saja saat berhubungan intim. Di kantor memang beredar gossip bahwa ada 2 – 3 orang karyawan wanita mulai dari level staf biasa sampai manajer yang tidur dengan beliau secara teratur.
Mereka ada yang statusnya masih single maupun yang sudah menikah saat diajak tidur oleh beliau. Menurut gossip juga, staf wanita yang dipilih akan ditidurinya adalah dengan membawanya dalam perjalanan dinas hanya berdua dengan beliau.
Sebagai staf yang masih single tentu saja saya hanya jadi pendengar, tetapi saya menjadi suka mengkhayalkan perbandingan antara melakukan petting dengan tunanganku dan kalau seandainya melakukan petting dengan pak Gatot saat diajak dinas bersamanya.
Dalam beberapa hari ini saya mendapat tugas mengikuti short course dan workshop di sebuah institut manajemen di Jakarta Selatan yang berlangsung seminggu penuh. saya juga tahu bahwa pada saat yang sama pak Gatot sedang ada di Jakarta untuk beberapa urusan yang memakan waktu sekitar 23 hari.
Biasanya beliau menginap di hotel bintang 5 di bilangan Mega Kuningan tentu saja tidak sama dengan hotelku menginap yang berada di bilangan Jakarta Selatan. Tapi terjadi peristiwa yang tidak disangka-sangka yaitu pada akhir short course hari pertamsaya bossku muncul dan mengajakku jalan-jalan dan menemaninya makan malam.
Institut tempat short courseku memang merupakan sekolah beliau mengambil S2 dan beliau biasa mampir ke sini. saya sih senang-senang saja, walaupun rada deg-degan juga karena saya akan jalan hanya berdua dengan pria yang saya kagumi dan untuk pertama kalinya bukan untuk urusan pekerjaan.
Pak Gatot juga sedikit berbeda dari biasanya karena sekarang beliau kadang-kadang memegang tanganku pada saat yang memang diperlukan, seperti menyebrang jalan atau menerabas kerumunan orang.
Tapi lama kelamaan saya menjadi merasa nyaman dengan hal tersebut sehingga sering dengan sengaja saya tidak melepaskan tangannya lagi walaupun sebenarnya sudah tidak perlu lagi.
Jadilah kami berjalan-jalan sambil bergandengan tangan, kadang-kadang malah saya menggelendot agak manja seperti yang sedang pacaran. Malamnya saya dikembalikan ke hotelku tanpa ada kejadian istimewa apapun dan tanpa ada janji dari beliau untuk bertemu lagi esok harinya.
Saya sempat berpikir apakah saya bukan teman kencan yang menyenangkan buat beliau sehingga hari ini terlewat begitu saja tapi mungkin saja memang beliau hanya sedang butuh teman jalan-jalan.
Hari kedua atau hari Selasa beliau kembali beliau muncul menjemputku, kali ini selain makan malam beliau juga ingin ditemani menonton di bioskop. Pada kencan di hari ke dua ini, saya sudah tidak ragu-ragu lagi untuk berinisiatif memegang tangan beliau duluan.
Beliaupun mulai berani merangkul pundakku saat berjalan atau memeluk pinggangku dari belakang dengan kedua tangannya ketika antri tiket bioskop. Walaupun hal itu membuatku jadi merinding dan panas dingin, tetapi saya sangat suka sekali diperlakukan seperti itu oleh beliau.
Sebagai pamungkas di malam itu, saat beliau mengantarkanku kembali ke hotel beliau mencium pipiku serta berjanji akan menjemputku kembali esoknya. saya pun membalasnya dengan kecupan sekilas pada bibirnya sebagai tanda saya sudah menerima beliau lebih dari sekedar teman biasa ataupun sebagai bossku.
Malam itu saya pikiranku melayang ke mana-mana dan kalau gossip itu benar artinya saya sedang dipilih sebagai salah satu wanitanya. Perasaanku campur aduk, tetapi anehnya saya merasa sangat senang bahkan bahagia menjadi wanita pilihan beliau.
Bahkan saya sudah berandai-andai bagaimana cara memulai percakapan yang akan dipakai beliau untuk mengajakku bercumbu. Hari Rabu saya sudah siap menunggunya dengan mengenakan rok yang rapi seperti yang biasa saya pakai kalau saya mau berkencan dengan tunanganku.
Pak Gatot kali ini mengajakku makan malam di tempat yang romantis di restoran yang letaknya di lantai paling atas salah satu gedung tinggi di Jakarta. Setelah dari sana, beliau mengajakku ke daerah utara Jakarta untuk menikmati pemandangan pantai di malam hari dan untuk pertama kalinya kami berciuman di dalam mobil.
Pak Gatot sangat pandai dalam berciuman sehingga membuatku sangat terhanyut sampai saya sempat berharap beliau melanjutkannya dengan petting saat itu juga di mobil. Tapi beliau benar-benar hanya menciumi bibir dan memelukku saja, bahkan meraba-raba tubuhku pun tidak beliau lakukan.
Kami kembali berciuman di area parker hotel tempat menginapku dan saya mengira beliau akan ikut ke kamarku, tapi kembali tebakanku meleset Malam itu tidurku sangat gelisah karena gairah birahiku yang sudah dibangkitkan oleh beliau tidak bisa tersalurkan seperti biasanya.
Padahal gairah yang saya alami sekarang jauh lebih besar dari gairah yang saya rasakan kalau sedang bercumbu bersama tunanganku karena merupakan sayamulasi dari malam sebelumnya.
Tapi saya juga agak bersyukur pak Gatot hanya menciumku karena sebenarnya saya agak tsayat beliau akan meminta lebih dari melakukan petting yaitu berhubungan badan dan saya tak yakin bisa menolaknya.
Hari Kamis, hari pertama workshop di mana giliran kelompokku hanya hari dan seperti sudah tahu jadwalku pak Gatot sudah menunggu di kantin kampus untuk mengajak makan siang di luar.
Saat melihatnya saya sangat gembira karena sejak pagi tadi saya memang sangat kangen kepada beliau. saya langsung menarik-narik beliau untuk bergegas menuju mobil supaya saya bisa segera melepas kangenku.
Baru saja bibir kami saling menempel, pak Gatot melihat satpam kampus yang berpatroli ke arah mobil kami sehingga pelampiasan kangenku menjadi tertunda. Kembali saya mengalami kebuntuan penyaluran gairahku tepat pada saat seharusnya meledak.
Sambil membawa mobil keluar dari parkiran, pak Gatot bilang padsaya bahwa setelah makan siang, kami akan mampir dulu ke hotel tempat dia menginap sambil menunggu tibanya waktu untuk jalan-jalan menjelang sore harinya.
Saya sih senang-senang saja karena setidaknya kami punya waktu dan tempat private untuk berduaan sebelum jalan-jalan lagi. Siang itu kami makan siang di restoran yang seluruh menunya adalah olahan daging kambing dan domba.
Saya memesan steak kambing yang cukup besar dan jus buah tetapi menggunakan campuran susu kambing juga. Pak Gatot sendiri memilih memesan sate kambing muda dan beberapa masakan tradisional lainnya.
Karena saya sudah tidak sabar ingin melepas kangen di kamar hotelnya beliau, kami tidak berlama-lama di sana dan segera menuju Mega Kuningan. Di dalam mobil saya mulai merasa tubuhku agak panas tetapi saya tidak terlalu pedulikan. saya lihat sambil menyetir pak Gatot menelan pil dan memberikan pil yang lain ke padsaya yang langsung saya telan juga.
Beliau bilang pil ini untuk mengurangi kolesterol dari masakan olahan daging kambing tadi tapi meskipun demikian pil itu justru membuat badanku semakin terasa panas. Tak lama kemudian kami sampai di hotelnya pak Gatot dan sambil bergandengan tangan kami berjalan menuju kamarnya beliau.
Begitu masuk ke dalam kamar, saya langsung memeluk pak Gatot dan menciuminya dengan gemas. Setelah memastikan pintu terkunci dengan baik, beliau lalu balas memelukku dan menciumku dengan tak kalah hangatnya.
Walaupun sudah berada berduaan saja di dalam kamar, beliau tidak bertindak seperti yang saya bayangkan tentang laki-laki yang suka memanfaatkan keadaan. saya coba melakukan beberapa isyarat yang paling memungkinkan karena saya tidak mau disebut tidak sopan oleh beliau.
Seperti meremas dengan halus buah pantatnya atau menggesek-gesekkan badanku dan pahsaya ke penisnya. Semua usaha itu bukan hanya tidak mendatangkan hasil, malahan membuatku menjadi kelimpungan sendiri akibat gairahku yang semakin meninggi.
Setelah puas berciuman, saya segera melepaskan diri dan duduk di kursi sambil meminum air putih untuk menenangkan diri. Sedangkan pak Gatot mengeluarkan notebooknya dan menatanya di meja kerja yang tersedia di kamar tersebut.
Agen Domino – Sambil menunggu, saya kemudian menyalakan TV dan memijit-mijit remote untuk berpindah saluran dari yang satu ke yang lain sambil melamun.
Entah kenapa saya merasa badanku kembali makin panas, bukan seperti panas karena demam tapi panas seperti saya habis berolah raga karena nafasku juga memburu dan jatungku berdebar dengan lebih kencang.
Saya juga merasa putting susuku semakin keras dan menjadi lebih sensitif bahkan terhadap BH yang saya pakai. Demikian juga dengan vaginsaya yang terasa lebih lembab seperti keluar keringat dari sana.
Hal yang seperti ini biasanya kurasakan saat saya sedang dilanda gairah berahi kalau bercumbu dengan tunanganku. saya menjadi gelisah karena campur aduk antara rasa malu sekaligus rasa frustasi karena berahiku tidak bisa tersalurkan.
Perubahan yang terjadi padsaya rupanya tak luput dari perhatian pak Gatot yang segera menghampiriku sambil memegang tangan dan kepalsaya. Arina, apakah kamu sakit ? Tanyanya sambil mengusap-usap keringat yang ada di sekitar keningku.
Gatau Pa, tiba-tiba saja badan Arina jadi terasa panas Jawabku dengan gelisah. Mungkin karena tadi makan steak daging kambing, karena Arina memang jarang sekali makan daging kambing sudah bertahun-tahun Lanjutku semakin gelisah sambil membuka blazerku dan sepatuku.
Coba kamu baringkan dulu di tempat tidur Katanya sambil mencoba membantuku untuk bangun dari kursi. saya coba bangun tetapi rasanya badanku lemah sekali hampir tidak ada tenaga sehingga akhirnya terjatuh kembali ke kursi.
Pak Gatot lalu mencoba membantuku dengan cara melingkarkan tangan kiriku ke bahunya dan tangan kanannya melingkari pinggangku sambil mengangkat badanku bangun. Dengan disangga seperti itu saya berhasil bangun dari kursi, tapi kembali hampir terjatuh saat mulai melangkah.
Melihatku seperti itu pak Gatot lalu menyuruhku memeluk lehernya supaya dia bisa mengangkat tubuhku untuk dibopong ke ranjang. Pada saat dibopong saya merasakan sesuatu yang lain, badanku merasa lebih nyaman dalam pelukan pak Gatot yang sedang membopongku.
Karena itulah saya tidak mau melepaskan pelukanku pada lehernya saat pak Gatot akan membaringkanku di tempat tidur. Akibatnya pak Gatot malah ikut-ikutan tertarik ke tempat tidur dan jatuh menindihku.
Saat itu wajah kami menjadi sangat berdekatan sehingga saya bisa merasakan hangatnya nafasnya. Tanpa berpikir panjang lagi saya mencium bibir pak Gatot yang kemudian membalas ciumanku dengan tak kalah hangatnya dan akhirnya kami berciuman dengan mesra sambil berpelukan di atas ranjang.
Saat berciuman di atas ranjang, mau tak mau tubuh pak Gatot yang menindihku bersentuhan langsung dengan tubuhku. Hal ini rupanya mulai membuat beliau menjadi tidak jinak lagi, tangan beliau mulai menyusuri tubuhku dan meremas atau mengelus-elus apapun yang ditemuinya walaupun masih tertutup oleh pakaian.
Pinggulnya juga digerak-gerakkan supaya bisa bergesekan dengan bagian bawah tubuhku. Lama-kelamaan ciuman kami semakin brutalKedua kakiku saya tekuk ke atas supaya bisa menjepit pinggang beliau, akibatnya rok yang saya pakai tersibak dan tertarik ke atas perutku membuat kedua paha sampai ke celana dalamku menjadi terbuka.
Tangan pak Gatot juga kini secara bergantian meremas-remas payudarsaya dari luar kemejsaya atau mengelus-elus pahsaya sampai ke selangkangan.
Dengan sengaja saya menggerak-gerakkan pinggulku agar vaginsaya yang mulai lembab dibalik celana dalamku bisa bergesekan dengan penis pak Gatot yang kurasakan sudah mengeras di balik celana panjangnya sejak dari mulai menindihku.
Paaa Arina ingin bercumbu dengan Bapaaa Arina ingin petting sampai puas dengan Bapaaa Tanpa malu-malu saya meminta pak Gatot mencumbuku seperti yang biasa saya katakan ketunanganku kalau saya ingin mengajaknya petting.
Pak Gatot kemudian mulai melucuti bajuku terlebih dahulu tanpa perlawanan sama sekali sehingga akhirnya saya tergolek telanjang bulat di ranjang bossku sendiri. Bukannya merasa malu, malah sambil menunggu pak Gatot yang sedang membuka bajunya.
Saya meremas-remas payudarsaya dan mengelus-elus vaginsaya dengan tanganku sendiri sampai mengeluarkan suara desahan karena rangsanganku sendiri.
Ahhhhhh.ohhhhhh.ohhhhh.ohhhhh saya mendesah sendiri dengan mata setengah terpejam dan menaik-turunkan pinggulku seirama dengan gerakan tanganku mengelus-elus vaginsaya.
Tak lama kemudian pak Gatot datang langsung menindihku dan menggumuliku dalam keadaan sama-sama telanjang bulat.
Penisnya yang sudah tegang digesek-gesekkannya ke bibir vaginsaya sedangkan bibirnya bukan hanya menciumi bibirku saja tapi juga kuping, leher dan putting susuku.
Ohhhhhh bapaaaaohhhh ..mpppphhhhhhhhahhhhh..uhhhhh. Tanpa henti-hentinya saya mendesah, melenguh dan mengerang sambil memanggil-manggil bossku. Aduuhhhh .sakit paauhhhhhh.ohhhhhhh saya sedikit mengaduh saat kepala penis pak Gatot mulai mendesak-desak ke dalam lubang senggamsaya Ss..saya ma..masih pe..perawan paaa. t..tolong paa Rintihku memohon belas kasihnya.
Saat itu muncul rasa akan kehilangan keperawananku karena ternyata saya tidak punya nyali yang cukup untuk menolak pak Gatot melakukan penetrasi. Tapi saat ini jangankan melawan pak Gatot, saya sendiri masih kesulitan mengendalikan gairah berahiku sendiri untuk berpikir jernih.
Apalagi pak Gatot sangat pintar dalam bercumbu sehingga dalam keadaan normalpun ada kemungkinan besar saya tidak akan kuat juga menahan gempurannya. Aduuuuhhhhh.jangan dimasukin paaaa.saya belum pernah.ohhhhhhohhhhhh
Kucoba kembali mengingatkan beliau bahwa saya masih perawan. Ketika itu sedikit kesadaranku muncul, kulihat pak Gatot sedang berlutut di selangkanganku yang sudah beliau kangkangkan lebar-lebar dengan kedua kakinya.
Penisnya ditekan keluar masuk liang senggamsaya denga bantuan tangan kanannya. Sekilas saya lihat di kepala penisnya sudah ada lumuran cairan merah segar walaupun belum begitu banyak, apakah itu darah perawanku ? Adduuuduuuuuuhhhhhhhh.sakiiiiiiit paaaaaa.auhhhhhhhhpaaaaa.
Rasa sakit itu akhirnya mengalihkan pikiranku karena kurasakan kepala penisnya pak Gatot sudah mulai memasuki liang senggamsaya lebih ke dalam bukan lagi di bibirnya saja seperti sebelumnya.
Walaupun vaginsaya sudah sangat basah, tetapi akibat rasa sakit yang kualami menjadikan otot-otot vaginsaya berkontraksi sehingga liang senggamsaya menjadi lebih ksaya dan sempit karena tegang.
Melihat hal itu pak Gatot lalu membungkukkan tubuhnya untuk memeluk dan menciumi saya dengan tetap menjaga posisi penisnya pada kedalaman yang sudah dicapainya sekarang. Arina sayang kasih saya jalan untuk masuk sayangbisik pak Gatot di telingsaya sambil terus menciumi saya.
Dengan telaten pak Gatot terus mencumbuku sambil mengelus-elus hampir seluruh tubuhku untuk meredakan keteganganku sekaligus mengembalikan gairah berahiku. Ohhhhh ..paaaa.Arina sayang bapaaa.. Racauku saat saya mulai mengendurkan kontraksi otot vaginsaya.
BLESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS . Pak Gatot tidak menyia-nyiakan kesempatan yang saya berikan dengan langsung memasukkan seluruh batang penisnya ke dalam liang senggamsaya hingga sampai kepangkalnya dalam satu genjotan.
AAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHH saya mengerang dengan keras antara sakit dan rasa nikmat yang luar biasa baru bagiku. Bapa jahat Arina sakit sekali saya merengek manja Pak Gatot sama sekali tidak menghiraukan hal itu dan beliau mulai memompa penisnya keluar masuk di liang senggamsaya.
Ohhhohhhohhhadduuuuuhhh.ohhhohhhohhhohhh Desahku menyambut pompaan penis pak Gatot. Pak Gatot menggoyangkan pinggulnya maju mundur dan kadang-kadang berputar dengan irama yang berubah-ubah dari lambat menjadi cepat kembali ke lambat dan seterusnya.
Gelombang nikmat secara bergantian melandsaya sehingga kadang-kadang saya seperti kehilangan kesadaran dan tidak memikirkan hal lain selain persetubuhan itu sendiri.
Bapppaaaaaoohhhh.enaaakkksekaliiiipaaaa.ahhh hh teruspaaaArinaaa sukaaa.. sekali .aaahh saya kembali meracau nikmat. CROK..CROKK.CROK.CROKKK..CROKK..suara penis yang memompa di vagina yang sudah becek mulai terdengar dengan keras.
Payudarsaya berguncang-guncang dengan keras, tanganku mencakar-cakar punggung beliau sambil memalingkan kepalsaya ke kiri dan ke kanan bergantian karena nikmat yang luar biasa.
CROKCROK CROK CROK CROK .CROKCROK .CROK Genjotan penis pak Gatot semakin cepat dan keras sedangkan vaginsaya semakin becek. Kurasakan kasur dan sprei di bawah pantatku sudah sangat basah oleh cairan yang saya keluarkan.
OOOOOooooohhhhhhhhhhh .RRi..inasu ..sud..dah mau sampe paaa Katsaya saat gelombang nikmat yang melandsaya semakin besar. Euhhheuhhh.euhOOOOOOOOOOOOOOOOOHHHHHHHHH
Badanku bergetar dengan keras saat mengalami orgasme pertamsaya dari penetrasi penis seorang pria. Ennngggggghhhhhhhhh .. saya mengerang pelan sambil menggigit-gigit jari telunjukku.
Untuk sejenak saya seperti orang yang kehilangan kesadaran, pikiranku hanya terfokus untuk merasakan kenikmatan luar biasa yang baru pertama kalinya kualami. saya mulai tersadar kembali saat merasakan ciuman dan kecupan pak Gatot pada kuping, leher dan putting susuku.
Beliau tetap memompakan penisnya pada liang senggamsaya dengan irama yang teratur walaupun tidak secepat sebelumnya, untuk menjaga gairah kami berdua. Euhhheuh..euhhh.euhhh saya mulai mengeluarkan suara lenguhan lagi.
Pak Gatot menaikkan frekuensi pompaannya tetapi masih dengan kecepatan yang sama. Uuuuuhhhhhh.UhhhhhhUhhhhhhh.Uhhhhhh Lenguhanku makin keras dan panjang.
CROKCROK CROK CROK CROK .CROKCROK .CROK Vaginsaya sudah becek lagi Bapaaaaaaaa. Ohhh.ohhhh.ohhhh.ohhhhhh.enak sekali paaaaa.ohhhhhhh CROKCROK CROK CROK CROK .CROKCROK .CROK AHHHHH..AHHHHHHHHHAHHHHHH..Ohhhh.Ohhhhhhhh saya hanya bisa melolong-lolong nikmat dengan semakin cepatnya pompaan penis beliau.
Pak Gatot merubah posisinya menjadi berjongkok di depan selangkanganku dan menaikkan kedua kakiku ke bahunya. Pompaan penisnya sekarang menjadi sangat panjang dan dalam seolah-olah akan mengobrak-abrik rahimku.
OOOOOOOOHHHH.euhhhh..OHHHHHHHHHH.OHHHHHHHHHH HH. Kembali hanya lolongan nikmat yang bisa kuperdengarkan. Aduhhh Bapaaaa..Arina ini diapaiiinnnnn.nikmat sekaliiii ..ohhhh.ohhh. saya mulai meracau.
Kedua tanganku tidak bisa lagi memeluk pak Gatot, sehingga akhirnya saya hanya bisa mencakar-cakar seprei atau meremas-remas bantal penyangga kepalsaya.
AARRRRHHHKKKKKKKArina SUDAH GA TAHAAAAN .. saya menjerit nikmat sekali lagi saat orgasme kedusaya datang Sese..bentar Rinss..ssa..ya juga sudah mau keluaaarrrr Kata pak Gatot dengan sedikit terbata-bata.
Kurasakan gerakan penisnya pak Gatot sudah tidak teratur lagi dan lebih sering berlama-lama di dalam setiap kali pompaan masuk. Penis beliau mulai berdenyut denyut dan kurasakan tubuhnya mulai bergetar keras.
AHHHHHHHHH ..saya kke ke..keluarrrrrr Pak Gatot berteriak tertahan SROTTT.SROOOOOOOT.SRROOOOTcrotcrotcrot
Kurasakan ada semprotan cairan hangat membanjiri ke dalam rahimku melengkapi kenikmatan orgasme kedua yang saya alami.
Matsaya berputar hingga kelihatan putihnya saja sambil mencoba menikmati sisa-sisa gelombang kenikmatan yang pelan-pelan menyusut. Ketika pandanganku sudah pulih, kulihat pak Gatot sedang menciumi payudarsaya dan putting susunya.
Melihatku sudah kembali pak Gatot lalu mencium bibirku dengan lembut. Udah enakan sayang bisiknya Enaaak sekali pa Katsaya dengan tersenyum malu. Kami lalu berciuman dan berpelukan sambil bergulingan di tempat tidur untuk melepaskan sisa-sisa gairah dan birahi yang masih ada.
Setelah berahi kami mereda, pak Gatot mengambil handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat dari kamar mandi Hotel. Dengan telaten beliau membersihkan noda-noda darah, cairan vaginsaya dan juga air mani beliau yang keluar lagi dari liang senggamsaya.
Uhhhhhhhhh.. saya melenguh pelan merasakan nikmatnya gesekan handuk hangat pada daerah vagina dan selangkanganku yang dilakukan dengan penuh perhatian oleh pak Gatot. Begitu beliau selesai membersihkanku.
Saya ulurkan kedua tanganku ke arah beliau sebagai tanda saya ingin dipeluknya. Pak Gatot kemudian menindihku lagi lalu kami saling berciuman dan berpelukan seolah-olah tidak ingin saling melepaskan yang lainnya.
Tidak tahu berapa lama kami berciuman akhirnya saya tertidur pulas karena kelelahan di dalam pelukannya. Pelan-pelan saya membuka matsaya saat terbangun dari tidurku yang sangat lelap, kulihat langit di luar jendela kamar hotel sudah berwarna kuning menandakan sudah menjelang sore.
Artinya saya tertidur hampir 3 sampai 4 jam sejak tadi siang di mana saat yang masih kuingat dengan jelas adalah ketika kurasakan badanku merasa panas lalu dibopong oleh pak Gatot ke tempat tidur. saya tersenyum sendiri saat menyadari bahwa sekarang saya dan pak Gatot sedang tidur berpelukan dalam keadaan sama-sama bertelanjang bulat.
Akhirnya pak Gatot mau juga mencumbuku, bukan hanya memeluk dan menciumku saja seperti beberapa hari terakhir ini. Saat saya coba bangkit untuk ke kamar mandi, saya kaget ketika merasakan ngilu pada vaginsaya, bukan hanya di bagian luar tetapi juga sampai ke dalam-dalamnya.
Kadang-kadang memang vaginsaya sering ngilu sehabis petting dengan tunanganku, tetapi hanya bagian luarnya saja karena kami memang tidak sampai penetasi, Tiba-tiba perasaanku menjadi tidak enak, berapa jauh tadi saya dan pak Gatot bercumbu?
Saya memang berharap bisa bercumbu dengan pak Gatot, tapi hanya sejauh melakukan petting seperti halnya saya dengan tunanganku. saya masih tsayat dan merasa belum siap untuk melakukan hubungan badan dengan siapapun.
Dalam kebingungan saya coba mencari pakaianku, tapi saya tidak menemukannya kecuali blazerku yang tergantung di kursi. Malah saya melihat ada handuk putih dari hotel yang bernoda merah-merah seperti darah.
Saya coba kembali melihat ke sekelilingku, kulihat ada noda-noda merah yang sudah mengering di sprei tempat tidur serta bercak-bercak cairan lainnya yang berwarna putih dan yang berwarna kekuningan, keduanya juga sudah mengering.
Tapi kalau saya pegang, sprei dan kasur di bagian itu masih terasa lembab dan baunya seperti campuran bau kemaluanku ditambah air mani laki-laki. Akhirnya saya bisa memastikan bahwa saya dan pak Gatot sudah berhubungan badan, bukan hanya melsayaan petting seperti yang tadinya kuharapkan.
Perlahan-lahan bagian demi bagian dari ingatanku mulai pulih, saya mulai bisa mengingat bagaimana awal proses terjadinya persetubuhan kami sampai saya bisa juga mengingat rasanya kenikmatan yang saya reguk bersama pak Gatot.
Sepanjang ingatanku yang mulai pulih itu, tidak ada satupun paksaan yang dilakukan pak Gatot kepadsaya, malah saya yang memancing pak Gatot melakukanya karena saya saat itu sangat menginginkannya.
Betulkah saya menginginkannya ? saya memang diam-diam menyimpan rasa kagum yang sangat besar kepada pak Gatot dan bisa dikatakan menyayanginya bukan sekedar sebagai bossku saja.
agen poker
Sehingga kebersamaan dengan beliau beberapa hari ini menjadi hari yang terindah bagiku karena bisa bersama-sama seperti sepasang kekasih. Bukan hanya berpengangan tangan saja, tapi dari tiga hari pertemuan kami sudah saling bertaut bibir.
Tapi walaupun begitu pak Gatot sama sekali tidak terlihat kesan ingin meniduriku. Selama kami berciumanpun, beliau tidak pernah meraba-raba atau meremas-remas bagian tubuhku yang lain selain memelukku saja.
Mengingat semua yang sudah terjadi saya mulai menangis karena merasa sangat sedih dan tsayat akan menghancurkan rencana hidupku sendiri ke depan. saya menangis tersedu-sedu sambil meringkuk dengan badan telanjang bulat di ranjang sambil membelakangi pak Gatot yang masih tertidur.
Riin, Arina kenapa kamu sayang ? Tiba-tiba kudengar suara pak Gatot bertanya dibelakangku, rupanya beliau terbangun karena mendengar tangisanku. saya merasakan tangannya mengelus-elus rambutku dan mengusap air mata yang membasahi pipiku, perhatian beliau membuatku semakin sedih sehingga tangisanku semakin menjadi-jadi.
Akhirnya pak Gatot menarik tubuh telanjangku ke arahnya untuk kemudian dipeluknya dengan penuh kasih sayang. Kepalsaya dibuatnya bersandar dengan nyaman di dadanya yang bidang sedangkan tubuhku dirapatkannya ke tubuhnya sehingga saya merasa lebih hangat dan nyaman.
Tanganya dengan lembut mengelus-elus rambut dan punggungku sambil sesekali mengecup ubun-ubunku. Dalam kehangatan pelukan beliau, perlahan-lahan saya mulai bisa mengendalikan kesedihanku dan mencoba untuk berpikir lebih jernih tentang kejadian yang menimpsaya ini.
Meskipun saya merasa sangat terpukul karena ternyata saya telah berhubungan badan dengan pak Gatot di luar kendaliku, tapi saya memang ingat melakukannya secara sukarela sehingga tidak bisa saya marah kepada beliau.
Satu-satunya orang yang harus saya marahi adalah diriku sendiri yang telah membiarkan diriku berada dalam situasi yang memungkinkan semua ini terjadi. Sekarang yang harus saya lakukan adalah bagaimana caranya supaya kejadian hari ini tidak merusak rencana hidupku.
Satu-satunya orang yang bisa saya ajak bicara tentang hal ini tentu saja hanya pak Gatot karena saya sendiri sama sekali tidak ingin ada orang lain yang tahu. Arina saya minta maaf kalau sudah membuat kamu sedih dengan apa yang telah kita lakukan tadi Bisik pak Gatot di telingsaya.
Arina juga salah PaKarena Arina yang memberi isyarat duluan ingin dicumbu oleh Bapa Jawabku dengan masih terisak-isak. Arina udah merelakan kok keperawanan Arina diambil oleh Bapa. Yang membuat Arina sedih adalah apakah hidup Arina ke depannya masih tetap akan sama sesuai dengan yang Arina rencanakan ? Lanjutku.
Beliau kemudian bertanya apa saja yang dimaksud dengan rencansaya ke depan itu ? saya bilang yang paling berhubungan langsung dengan kejadian hari ini adalah rencana perkawinanku dengan tunanganku tahun depan.
Beliau kemudian bertanya bagaimana cara pacaran kami, dengan malu-malu saya katakan bahwa kami sudah melakukan semuanya kecuali penetrasi dengan frekuensi yang cukup sering.
Tunanganku juga suka memperlihatkan video-video porno orang bersetubuh dengan berbagai posisi untuk memancing berahiku dan minatku untuk bersetubuh.
Dari situ beliau mengerti kenapa saya tadi begitu agresif padahal masih perawan dan menyarankan kepadsaya untuk tetap tidak mengijinkan tunanganku melakukan penetrasi sampai menikah kelak.
Beliau menyarankan hal ini karena orang yang sudah pernah berhubungan badan, cenderung lebih mudah di ajak berhubungan badan lagi saat gairah berahinya sedang meningkat karena sudah punya pengalaman bagaimana menuntaskannya.
Di lain pihak beberapa laki-laki malah suka jadi curiga kalau asalnya menolak dengan gigih tiba-tiba menjadi mudah memberikan. Mengenai robeknya selaput darsaya, beliau menawarkan untuk membiayai operasi atau membelikan implant selaput dara buatan (synthetic hymen) buatan jepang atau china.
Menurut pendapat beliau, rencansaya akan tetap bisa berjalan dengan syarat yang sederhana saja yaitu: jangan ada yang sampai tahu kejadian ini, khususnya tunanganku dan sikapku juga jangan sampai berubah terlalu drastis karena kejadian ini.
Obrolan dengan beliau serasa menjadi air dingin yang menyejukkan hatiku sehingga tiba-tiba rasa sedih, tsayat dan gelisah yang tadi dengan hebat melandsaya seperti hilang tanpa bekas. saya sekarang bisa melanjutkan ngobrol dengan bossku sama cerianya dengan sebelumnya.
Hanya perbedaannya adalah sekarang kami mengobrol di atas ranjang dalam keadaan telanjang bulat dengan badan yang menempel satu sama lain. Begitu seringnya saya melakukan petting membuatku tidak canggung lagi telanjang bulat di depan bossku ini.
Tapi kalau Arina lagi sangat pengen untuk begituan, bagaimana doong ? Tanysaya manja. Ya tahan dongjangan sampai jebol Jawab pak Gatot sambil tertawa IiiihhhBapa mulai ketauan mau buang badan dan ga bertanggung jawab ! Balasku dengan muka merengut manja.
Ya udahini karyawan bukannya melayani boss, tapi malah minta dilayani bossnya sampe ke ranjang Lanjutnya Arina mau kasih isyarat apa kalo lagi pengen ? Soalnya kita hanya bisa melakukannya di jam Kantor karena setiap sore kamu dijemput tunangannya kan ?
Akhirnya obrolan kami dilanjutkan dengan gurauan mengenai cara-cara memberi isyarat satu sama lain kalau masing-masing sedang ingin bersetubuh. Pak Gatot juga bilang bahwa dia sangat menyukai bentuk payudarsaya dan bentuk daging vagina luarku (labia mayora) yang tebal sehingga dia tidak bisa menahan diri untuk selalu melototinya setiap ada kesempatan.
Sekarang beliau sangat senang karena bisa menikmati payudarsaya dan vaginsaya secara langsung, bukan hanya dilihat dari luar saja. Obrolan tentang rencana bersetubuh ini membuat gairah kami mulai bangkit kembali sehingga obrolan kami berganti dengan berciuman sambil berpelukan
Saya harus sayai bahwa teknik berciuman pak Gatot sangat mudah membangkitkan gairah wanita manapun termasuk saya. Hanya dengan berciuman beberapa menit saja, saya mulai merasakan kemaluanku mulai lembab dan putting susuku mengeras sebagai pertanda berahiku sudah datang kembali.
Kali ini saya coba memegang kendali dengan menindih pak Gatot terlebih dahulu sebelum beliau menyadarinya. Ciuman demi ciuman saya lakukan kepada beliau sambil menggesek-gesekkan kemaluanku dengan kemaluannya pak Gatot yang masih belum mengeras.
Tiba-tiba pak Gatot mengangkat tubuhku sehingga wajahnya menjadi lebih dekat dengan dadsaya. Aaahhhhhh . saya hanya sanggup mendesah saat kedua payudarsaya di remas-remas dengan kedua tanganya sedangkan putting susuku bergantian dihisapnya.
Arina kita enam-sembilanan yu ? Biar penis saya bisa cepat bangunAjak pak Gatot kepadsaya saya hanya mengangguk dan tersenyum sambil tetap memberi isyarat tetap ingin berada di atas beliau.
Tanpa menunggu tanggapan beliau saya kemudian memutar tubuhku dan menyodorkan kemaluanku sedekat mungkin dengan wajahnya. Dengan lahap saya mulai memasukkan penisnya yang masih lunak ke dalam mulutku.
Layanan pertama adalah dengan menyedot-nyedot penis tersebut selama di dalam mulutku, setelah mulai mengerasa saya mulai mengocoknya dalam rongga mulutku. Setelah mengeras, ternyata penis pak Gatot menjadi sangat lebar sehingga dalam sekejap rongga mulutku seperti dipenuhi oleh penis beliau sampai saya sempat terbatuk-batuk karenanya.
Akhirnya saya harus bergantian menjilatinya dengan mengemutnya karena kalau diemut terus, saya hampir tidak bisa bernafas. Belum lagi karena serangan bossku di vaginsaya dan serangan tambahan di seputar payudarsaya yang memakssaya untuk sering menjerit-jerit nikmat karenanya.
Penis pak Gatot kurasakan sudah cukup keras dalam mulutku, demikian juga vaginsaya sudah basah dan cukup merekah untuk mulai bersetubuh. saya kembali memutar badanku sambil tetap memegang penis beliau dengan tangan kananku.
Pelan-pelan saya turunkan selangkanganku ke arah penis dalam tanganku. BLESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS .. UUUUUUHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH … saya melenguh keras saat merasakan senti demi senti masuknya penis pak Gatot ke dalam liang senggamsaya.
Setelah seluruh batang penis beliau masuk ke dalam liang senggamsaya hingga ke pangkalnya, saya tidak langsung bergerak tapi mencoba menikmati penetrasi ini sambil belajar mengenali penis pak Gatot sebagai pengunjung pertama ke dalam rahimku.
Lebarnya penis beliau membuatku harus mengangkangkan selangkanganku lebar-lebar agar proses masuknya tidak terjepit oleh otot vaginsaya, saya juga merasakan seolah-olah liang senggamsaya disumpal sampai sesak oleh segumpal daging hangat.
Ohhhh hmmmmmm..ohhhhh.ohhhh.hmmmmm saya menggeliat nikmat merasakan kehangatan penis pak Gatot di dalam organ paling pribadiku itu.
Setelah saya anggap cukup menikmati penis beliau dalam keadaan diam, saya mulai menggerakkan selangkanganku naik dan turun dengan perlahan sehingga seluruh dinding liangku bergesekan dengan kulit batang dan kepala penisnya dari atas ke bawah.
Aduuuhhhhh ahhhohhhhhooohhhhh saya sangat menikmati gesekan batang penis beliau dengan dinding liang senggamsaya dalam gerakan perlahan ini. Penis pak Gatot dipenuhi oleh urat-urat pembuluh darah yang menonjol dan keras saat berereksi.
Bentuk urat ini mirip akar pohon beringin yang menjalar ke mana-mana mengelilingi seluruh batang penis seperti ulir. Gesekan batang penis berulir ini menghasilkan sensasi nikmat yang tidak bisa diperkirakan karena adanya tekanan yang berbeda-beda.
Semakin lama semakin kupercepat gerakan naik dan turunku sampai sekuat yang saya mampu. Heehhhh.heehhh.Ohhhhh.. heehhhhohhhhh.heehhhhOohhhhohhhhHehhhh Dengusan nafasku yang memburu karena gerakan naik turunku terdengar bersusulan dengan erangan-erangan nikmatku yang tak kalah kerasnya.
Payudara saya yang cukup besar menjadi bergoyang-goyang dengan kencang disebabkan oleh guncangan dari aktivitas naik-turunku. Pak Gatot kemudian membantuku dengan menahan payudarsaya agar tidak terlalu bergoyang dengan ditambahnya sedikit remasan-remasan.
HeehhhhehhhhehhOhhhhohhhh..hehhhOhhhh.ohhhh ohhhhehhh…hehhhh saya menjadi semakin bersemangat.
Keringatku mulai bercucuran dan pelan-pelan tenagsaya mulai terkuras oleh aktivitasku sendiri tetapi rasa cape segera tergantikan dengan kenikmatan yang begitu besarnya.
Secara bertahap saya mulai mengurangi kecepatan naik-turunku dan mengantikannya dengan gerakan naik yang perlahan yang dilanjutkan dengan bantingan turunnya selangkanganku yang cepat sehingga saya seperti menancapkan pasak ke jantungku sendiri.
Sesampainya di bawah, pinggulku tidak segera saya naikkan lagi tetapi melakukan gerakan-gerakan berputar yang mengakibatkan kepala penis pak Gatot seolah-olah ingin melobangi rahimku.
Ooooohhhhhhhh.PaaaaaaEnak sekali..OohhhhhhhOoooooooooooohhhhh Pilihan gerakan ini membuatku melolong-lolong dengan keras saking nikmatnya.
Pak Gatot kembali membantuku dengan mengangkat pinggulnya saat saya menurunkan selangkanganku atau memutar pinggulnya berlawanan dengan arah putaran pinggulku yang melipat gandakan kenikmatanku.
Gelombang orgasmeku akhirnya datang dengan bergulung-gulung tak tertahankan lagi membuatku sama sekali tidak mampu bergerak.
OOOOOOOOOHHHHHHHHHHHHHHHH..ArinaAAA.UDAAAHH DAPETOOOOHHHHHH saya hanya bisa melolong lagi dalam kenikmatan. Kedua kakiku mulai menjadi gemetar dengan kerasnya sehingga tidak mampu lagi menahan berat tubuhku sendiri yang sedang berjongkok mengankangi selangkangan pak Gatot.
Akhirnya badanku rubuh menindih beliau yang langsung menghujaniku dengan ciuman-ciuman mesranya dan pelukan yang hangat. Aduuuhh bapaa enak sekali.tapi capenya itu minta ampun.
Kata saya manja Makanya jangan sering-sering main di atas sayang Balas pak Gatot sambil menyeka keringat yang bercucuran di keningku. Beliau lalu bilang bahwa dia belum dapet orgasmenya atau ejsayalasi, tapi dia akan menunggu sampai saya sudah pulih staminanya.
Sambil menunggu babak kedua, pak Gatot lalu bangkit dari posisi berbaringnya menjadi posisi duduk sedangkan saya tetap berada dipangkuannya tanpa memisahkan penis dari vaginsaya. Dengan demikian sekarang posisi kami menjadi saling berhadapan satu dengan lainnya.
Dalam posisi yang baru kami kembali berciuman dan berpelukan, bukan hanya bibirku saja yang di sasar tapi juga kuping, leher dan putting susuku. saya terpaksa menggeliat-geliat nikmat dalam pangkuannya karena merasa geli dengan aneka serangan yang dilakukan oleh beliau.
Ouchhhhh shhhh.geli bapaaaohhhhmmppphhhhhhohhhhh.ahhhhhhshhhhh saya benar-benar sangat menikmati cumbuan beliau saat itu.
Ciuman, belaian, remasan dan pelukan yang kami lakukan akhirnya mulai menaikkan kembali gairah dan staminsaya. OhhhhArina sudah ga tahan paaa.setubuhi lagi Arina .paaohhhh saya merintih-rintih meminta segera disetubuhi lagi.
Pak Gatot kemudian mengajakku untuk mencoba doggy style, saya dimintanya untuk berbalik dan menungging ke arahnya. Dengan dibantu pak Gatot saya mencoba bangkit dari pangkuannya. Ahhhhhh.
Desahku saat penis beliau terserabut dari liang senggamsaya dan saya lihat penisnya masih berdiri dengan kerasnya. saya segera berbalik dan merangkak membelakangi pak Gatot yang sekarang dalam posisi berlutut sambil mengocok-ngocok penisnya.
Beliau kemudian meraih pinggulku agar lebih dekat dengan badannya dan mengarahkan penisnya langsung ke dalam liang senggamsaya yang sudah merekah ranum.
BLESSSSSSSSSSSSSSS UHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHBapaaaaa.. saya mengerang nikmat Kurasakan penis pak Gatot mulai bergerak maju mundur di dalam liang senggamsaya, beliau tidak hanya menggerakkan pinggulnya untuk memompakan penisnya tetapi juga menarik dan mendorong badanku yang melalui pinggulku yang dipegangnya.
Akibatnya badanku ikut bergerak maju-mundur juga dan payudarsaya menjadi berayun-ayun seperti buah pepaya yang akan jatuh dari pohonnya.
Enaaaak paaaa. Aduhhhhhh..enak..ohhhhhhhh PLEKPLEK.PLEKKKPLEK kudengar bunyi pantatku yang beradu dengan kulit paha dan selangkangan pak Gatot.
OhhhhhOhhhhhhohhhhh.ohhhhh..paaaa.bapaaaaoh hhh Kedua pangkal pahsaya mulai basah oleh cairan yang keluar dari vaginsaya dan pelan-pelan mulai mengalir ke bawah.
Tangan dan kakiku mulai tidak kuat menyangga tubuhku dari tekanan pompaan penisnya, sehingga akhirnya saya terjerembab ke depan menjadi setengah tengkurap.
Pak Gatot sepertinya tidak peduli, beliau hanya menarik sedikit pantatku agar posisinya sedikit nungging ke atas dan terus memompakan penisnya tanpa henti.
Bapaaa .ampunnn.ohhhhohhhhohhhh. saya merintih nikmat dan mulai kewalahan dengan gencarnya pompaan penis pak Gatot.
Euhhh. Euhhh Euhhh Euhhh Euhhh Euhhh Pompaan penis pak Gatot mulai tidak teratur, sedangkan penisnya mulai terasa berdenyut,mungkin sebentar lagi beliau akan ejsayalasi.
BAPAAAAAA. OHHHHH.. PAAAAAA ARKKKHHHHHHHHArinaA..D..DAPET DULUAAAAN.HHHHH
Denyutan penis pak Gatot justru membuat saya mendapatkan orgasmeku duluan. Arina s..ss..sasaya juga akan .. keluarr.AHHHHHH.
Beliau juga berejakulasi pada saat bersamaan dengan orgasmeku. SRROOOOT .SROOOOOT .. SROOOOTsrotsrrrtsrtt Serentetan semburan air mani kurasakan membasahi rahimku, meresap ke dalam tubuhku meninggalkan kenikmatan tak terhingga.
Agen Poker Online – Saat saya sedang melayang-layang, pak Gatot mencabut penisnya dan membalik tubuhku sampai terlentang lalu memasukkan kembali penisnya ke dalam liang senggamsaya.
Belakangan saya tahu bahwa pak Gatot sangat menyukai romantic chit-chat after coitus, yaitu obrolan romantis sehabis bersetubuh dengan kondisi penis yang belum dicabut. saya juga akhirnya bisa ikut menikmatinya dan hal inilah yang selalu membuatku kangen kepada beliau untuk mengajaknya bersetubuh lagi walaupun saya sudah menikah.
Kami kemudian berpelukan dan berciuman dengan berlumur keringat masing-masing. Pak Gatot menanyakan jadwal menstruasiku dan seberapa teratur jaraknya.
Saya bilang bahwa minggu depan paling telat hari kamis adalah jadwal menstruasiku yang biasanya berjarak 2830 hari dari yang satu ke berikutnya. Beliau terlihat lega mendengar jawabanku, sehingga saya dengan keheranan bertanya balik kenapa beliau seperti itu.
Sambil tersenyum beliau menjelaskan bahwa dia tidak perlu memberikan saya pil anti hamil karena saya sedang tidak subur walaupun berkali-kali disirami benihnya di rahimku.
Beliau juga mengajak saya untuk menginap dengannya sampai akhir hari minggu atau tiga malam lagi padahal tugasku hanya tinggal satu malam saja.
Tentu saja saya dengan antusias menerimanya, walaupun saya harus memikirkan alasan yang saya pakai kepada tunanganku yang tentunya harus puasa petting denganku seminggu penuh.
Malam itu juga saya diminta check-out dari dan pindah ke hotel beliau, beliau juga mengajakku belanja baju-baju baru karena akan ada 3 hari 2 malam tambahan.
Beliau juga memilihkan saya lingerie yang bisa menonjolkan payudarsaya dan gundukan daging vaginsaya. Saat mengantarku untuk chek-out dan mengambil barang-barangku yang ada di hotel, beliau mengajakku bersetubuh lagi di kamar hotelku.
Tapi saya dengan halus menolaknya karena vaginsaya benar-benar masih ngilu oleh dua kali persetubuhan siang dan sore tadi. saya menawarkan oral seks sebagai gantinya dan beliau menyetujuinya dengan syarat saya harus menelan seluruh air mani beliau.
Malam-malam berikutnya merupakan hari yang penuh kenikmatan dan keringat, setiap persetubuhan dengan beliau merupakan petualangan baru untukku.
Pak Gatot benar-benar sangat pandai menaklukan wanita tepat di hatinya, terlepas dari kenyataan bahwa beliau menyelingkuhi istrinya.
Walaupun beliau tidak pernah mau membicarakan tentang komitmen hubungan yang lebih serius, tapi saya dan mungkin juga wanita-wanita pak Gatot lainnya tidak berani menuntut lebih karena justru tsayat kehilangan beliau.
Hubunganku dengan pak Gatot terus berlanjut waktu kembali ke kantor dan saya diberi tahu bahwa saya bukan satu-satunya karyawan yang beliau tiduri. Jatahku kebanyakan adalah di jam kantor bergiliran dengan sekretaris beliau.
Sedangkan sex after office hour merupakan jatah Manajer dan General Manajer yang juga atasanku. Walaupun diperlakukan demikian, entah kenapa kami bisa menerimanya , mungkin karena kami tetap bisa meneruskan sisi kehidupan kami yang lainnya dengan lebih tenang.
Setelah menikah, saya berniat meminta jatah untuk di hamili beliau seperti yang juga diminta oleh teman-teman wanitanya yang lain yang sudah punya suami.
Saya mengetahui hal ini karena tanpa sengaja pernah melihat album pribadi beliau di laptopnya yang berisi folder yang diberi nama karyawan-karyawan wanitanya termasuk saya dan beberapa wanita lain yang tidak saya kenal.
Folder itu berisi foto-foto momen pribadi pak Gatot masing-masing orang tapi khusus pada folder karyawan wanita yang sudah menikah juga berisi foto-foto anaknya yang diperoleh setelah jadi karyawan di kantorku.
Tapi rupanya saya tak perlu menunggu lama-lama, benih yang beliau sebar di rahimku pada waktu latihan malam pertama ada yang berhasil membuahi telurku.
Hal ini mungkin terjadi karena hari-hari kami melakukan latihan justru pada saat periode suburku, sedangkan suamiku menyetubuhiku justru pada masa tidak suburku.
Bahkan saya sudah tidak sempat mengalami menstruasi lagi setelah menikah dan dinyatakan hamil satu bulan setelah hari pernikahan kami dengan benih dari bossku sendiri.
Tonton Videonya Di Sini >> FilemSeks.com & PilemBokep.com

This Post Has Been Viewed 91 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *