Cerita Dewasa Tante Hot Sering Senam

Agen Poker Online – Cerita ini tentang cerita dewasa yang ada di kota kecil “Solo” seperti di Jawa Tengah disini aku mengenal banyak cewek, dan kulihat kebanyakan ceweknya banyak yang mapan, dilihat dari mulai penampilannya serba modis. Perkenalkan namaku Firman aku datang dari Sumatra disini saya singgah untuk beberapa hari.

Ini saat aku mengikuti senam pada sanggar yang cukup terkenal di kota Solo, memang hobi ku senam karena biar bugar yang kedua memang ingin melihat tante tante yang juga ikut senam. Aku senang melihat body bodynya tante saat senam dan pada awalnya setelah selesai senam aku langsung tancap gas dan pulang.
Langsung saja waktu sudah menunjukan pukul 17.00 WIB saat senam aku merasa lapar, kusempatkan untuk berhenti dan mampir di warung dekat sanggar senam, disana memang banyak tante tante yang sedang sibuk gosip dan tertawa tawa lepas. Sambil minum aku merasa ada sepasang mata melihatku dengan serius dan kucoba menoleh dia tersenyum. Kutaksir umurnya 32 tahun tetapi badannya masih sip. Kubuang pandang mataku menjauhi untuk menghindari tatapan matanya tapi tak lama kemudian aku dibuat terkejut oleh suaranya yang sudah berada didekatku.
” Sendirian ya,……… Boleh aku duduk disini,” pintanya sambil meletakkan pantatnya dikuris depanku, sehingga dia sekarang jelas berada dihadapanku. Dia memperkenalkan diri dengan nama Ningrum dan aku menyambut dengan memberikan namaku Firman. Saat dia ngobrol kuperhatikan bodynya cukup bagus, dadanya kutaksir nomor 36C besar dan padat, pinggangnya ramping. Perkenalan awal ini akhirnya aku dan Ningrum menjadi lebih akrab. Suatu ketika saat aku pulang senam kulihat Ningrum sendiri, dengan baik hati aku menwarkan dia untuk aku antar ketujuannya dan dia tidak menolak.
Didalam mobil sesekali mataku mencuri pandang kearah dadanya, kali ini Ningrum memakai kaos dengan leher rendah dan ketat sehingga nampak jelas garis Bhnya. Tanpa terasa dia juga melihat ekor mataku dan berkata;
“Hayo Man,… kamu lihat apa barusan,…. Kalo nyetir yang bagus dong jangan lihat samping ntar kalo nabrak bagaimana,” tanyanya pura-pura marah.
“Ah,…. Nggak ada cuman lihat aja kog,” jawabku bingung sambil menggaruk kepala yang tidak gatal tanda aku manyun.
“Ah,…. Sudahlah,.. toh sama juga khan dengan punya istrimu dirumah,” timpalnya sambil tersenyum. Aku jadi salah tingkah saat pertama kali berkenalan kami memang sama-sama mengaku jujur tentang kondisi masing-masing. Kendaraan memasuki halaman yang cukup luas dengan taman yang cukup bagus,………” Masuk dulu man,… aku ada perlu pengin cerita-cerita ama kamu,” pintanya. Tanpa persetujuan lagi aku memasuki ruang tamunya. Tak lama kemudian Ningrum keluar dengan memakai rok mini dan kaos tanpa lengan. Pandanganku jadi kacau melihatnya, dari sela ketiaknya kulihat jelas BH nya hitam dengan daging yang menyembul indah.
“Lho,… Kog sepi nih, mana keluargamu yang lain,……” tanyaku menyelidik.
“Anakku masih sekolah sedangkan suamiku sudah 4 hari ini tidak pulang, biasa bisnis,” jawabnya. Sambil kulihat tangannya mengutak-atik remote televisi.
“Nah terus kegiatanmu apa kalo lagi sepi begini,………” tanyaku lagi. Sambil sesekali mataku kuarakhan pada pahanya yang mulus terlihat dibalik rok mininya.
agen poker
“Yach biasanya sih abis senam aku kumpul-kumpul ama beberapa ibu-ibu dan dilanjutkan dengan santai-santai, belanja atau putar Video,…… e,…..e,…. Yah tahu sendiri lah,…” senyumnya menggoda. Gaya duduk Ningrum berubah ubah sehingga aku semakin bebas mengarahkan mataku pada pahanya yang terkadang menyembul banyak disela rok mininya. Timbul niat isengku untuk menggodanya lebih jauh,….. “Video apaan sih,…”, tanyaku pura-pura bodoh. Lama Ningrum terdiam dan akhirnya dia mengarahkan tangannya pada televisi dan tak lama kulihat Firmangan yang cukup mendebarkan yaitu seorang lelaki hitam dengan penis yang lumayan besar sedang dikulum oleh perempuan kulit putih. Kontras sekali nampaknya, aku terkejut sambil memandang Ningrum, dia tersenyum aku jadi salah tingkah. Akhirnya televisinya dimatikan.
“Yah itulah yang sering kami tonton bersama Firman,…. Kami puas setelah menonton terus rumpi sama-sama, kebetulan hari ini mereka ada acara dan aku tidak sehingga aku sendirian saat ini,’ ceritanya pasrah. “Nonton aja apa enaknya ?,… tanyaku menggoda padahal penisku sendiri sudah mulai tegak berdiri. “Mending aku bantuin lho kalo begini,” pintaku sambil senyum, Ningrum ikut senyum dan menimpali,…..”ah,…. Firman paling-paling kamu juga takut,… cuman omong aja,…. Mancing ya,……,” dia menimpali,……….Aku merasa tertantang dengan omongannya langsung kujawab,….”Nggak kog bener deh coba aja nyalain televisinya,……”Terus ngapain,…Berani beneran kamu” tantangnya tak kalah ngotot,……”He em,…. Lihat aja,… aku udah tadi kog geregetan lihat kamu,” balasku menantang,… kulihat wajahnya memerah dan tanpa menunggu waktu lagi tangan Ningrum memijit tombol remote dan kulihat kembali bagaimana ganasnya cewek menghisap kemaluan sicowok. Ningrum menggeser duduknya mendekatiku dan dia berbisik.
“Firman terus terang aku sama teman-teman sudah lama memperhatikan dirimu ,….,” belum sempat dia meneruskan aku sudah menyorongkan mulutku padanya, diluar dugaan dia langsung membalas dengan ganas dan buas. Hampir aku tidak bisa bernafas dan dengan sigap tanganku menjelajah seluruh tubuhnya. Tiba pada gumpalan daging yang mulai tadi kulirik kini sudah berada digenggamanku. Dengan lembut kuelus dan kuremas, Ningrum menggelinjang. Karena kursi yang kududuki sempit aku mencoba menggeser Ningrum pada tempat yang lebih lapang yaitu di karpet bawah.
Agen Domino – Dengan perlahan tanganku mulai masuk pada gading susunya lewat celah ketiaknya. Kenyal sekali, kuucek terus sampai kurasakan pentil Ningrum mulai mengeras sementara mulutku masih dikuasai oleh lidahnya yang panas. Kutarik mulutku dan kuangkat kaos Ningrum lewat kepalanya sehingga kini Ningrum tinggal hanya BH dan rok mininya. Aku melihat tak berkedip betapa besar dan indahnya susu Ningrum walaupun sudah beranak tiga. Dengan cepat kutarik susu itu keluar dari Bhnya. Perlahan mulutku mendarat mulus pada lingkaran coklat kehitaman ditengah susunya. Kuhisap pentil Ningrum yang mengeras dan besar. Dia mengerang tak karuan arti. Kuteruskan sambil tanganku mengusap seluruh tubuhnya. Aku menindih Ningrum perlahan, kurasakan penisku yang mulai membesar menatap perut Ningrum dan Ningrum menarik diri keatas sehingga penisku mengarah tepat diselangkangannya. Tangan kiriku memeluk lehernya mulutku kearah susu kiri dan kanan sementara tangan kananku menjelajah tubuhnya.
Kini tangan kiriku berpindah disusunya dan mulutku menciumi perut dan pusarnya sementara tangan kananku kini pada tempat yang tadi ditindih penisku yaitu memeknya. Ningrum terkejut dan “Ennnggggghhhhhhh ,….zzzzzzzzzzz”,…..dan suara itu tak beda dengan suara televisi yang kulirik semakin hot saja, tanganku tambah berani saja, kusibakkan rok mininya dan kuelus memeknya. Tanganku tak sabar dengan cepat kumasukkan tanganku pada CD nya dan kurasakan betapa lebat rambut memeknya.
Basah dan becak semakin terasa saat lubang memeknya tersentuk jari tengahku. Kuucek perlahan Ningrum semakin tak karuan tingkahnya dan jariku yang lain mempermainkan klentitnya. Aku tak bebas kutarik semua yang melekat didaerah pahanya yaitu rok dan cdnya, Ningrum hanya terpejam merasakan seluruh gerakanku. Kuperhatikan sekarang seorang perempuan telanjang bulat dengan susu yang besar serta rambut kemaluan lebat dan klentit yang cukup panjang keluar agak kaku. Tanganku terus mengucek lubang kemaluan Ningrum dan kudengar lenguhan tak karuan saat dua jariku masuk ke lubangnya.
Aku terkejut tiba-tiba Ningrum bangun dan menarik tanganku menjauh dari lubang kemaluannya,… dengan mendesah Ningrum menarik kancing bajuku dan menurunkan retsleting celanaku hingga terlepas dan kini aku tinggal memakai CD saja. Ningrum menelusuri tubuhku dengan mulut mungilnya. Kini aku yang merasakan gejolak nafsu yang luar biasa, kurasakan tangan Ningrum mengelus penisku dari luar CD ku. Mulut Ningrum semakin tak karuan arahnya leher, dada, pinggangku digigit kecil dan perutku juga tak luput dari ciumannya aku didorong sehingga posisku terlentang saat ini, tangaku hanya bisa menggapai kepala Ningrum yang kini berada diperutku. Kurasakan tangan mungil mulai meremas-remas keras penisku dan penisku semakin kaku saja.
Kuperhatikan wajah Ningrum terkejut saat tanganya mulai masuk CD dan memegang penisku. Cepat-cepat disibaknya semua penghalang penisku dan kini dia nampak jelas bagaimana penisku meradang. Kepala penisku memerah dan tangan Ningrum tak sanggup menutup semua bagian penisku. Diremas-remas dengan gemas penisku dan memandangku mesra,…. Aku mengikuti matanya dan mengangguk. Ningrum mengerti anggukanku dan dengan perlahan mulut Ningrum disorongkan pada kepala penisku. Aku merasa hangat saat mulut kecil itu mendarap pada penisku. Ningrum mulai menggila dengan menghisap dan menjilat seluruh bagian penisku. Aku merasakan penisku berdenyut keras menahan hisapan kuat mulut Ningrum,……..”ahhhhhhh,…zzzzzzzzzt,..”
agen poker
Ningrum semakin menjadi mendengar eranganku,seluruh tubuhku terasa melayang merasakan panasnya lidah yang menjilat dan mulut mungil yang menghisap, dan kuperhatikan kepala Ningrum naik turun dengan mulut penuh. Tangan Ningrum juga tidak tinggal diam kuperhatikan tangan kirinya sibuk meggosok memeknya sendiri dan tangan kanannya memegang penisku dan mengocoknya sementara mulutnya tetap aktif menghisap dan terus menghisap.
Ningrum kini mulai menjauhkan mulutnya pada penisku dan tak seberapa lama dia duduk sambil menuntun penisku diarahkan pada memeknya, rupanya Ningrum juga tidak sabar ini terbukti dengan dipaksakan dengan keras memeknya untuk tertusuk penisku dan kurasakan penisku hangat saat menembus lubang memek Ningrum. Kusaksikan wajah Ningrum meringis menahan laju penisku di memeknya, dia tidak bergerak menyesuaiakan diri dengan penisku.
Aku merasakan penisku berdenyut seperti dipijat, Ningrum perlahan mulai menggoyangkan pantatnya naik turun sambil rambutnya tergerai dan kulihat susu Ningrum bergerak dan brgoyang indah, cepat-cepat kuremas dan kuusap-usak susu besar itu dan tak seberapa lama kusaksikan Ningrum mengejang dengan memelukku erat dan kurasakan ada kuku yang menancap dipunggungku,…… “ssssssssszzzzttttt,…eeeennnnnggggghhhhhh.,….
Aku nggak tahan mannn,….. lenguhnya,….. aku menjadi giat menggoyang penisku menusuk-nusuk memeknya yang semakin basah, suara kecipak memek Ningrum saat kutusuk membuatku semakin bergairah dan,….. aku memegang pinggang Ningrum untuk mengarahkan semua penisku pada lubangnya, aku mulai merasakan penisku panas dan mau keluar,…. Akhirnya,….
“Ningrum,…… aku mulai nggak tahan nih,… mau keluar,………..ahhhhhhhzzzzzzzzz,” sambil terus kugoyang pantatku berputar dan meremas pinggulnya yang berisi,.. Ningrum semakin menjadi ,.. dan,…. Creeeeeet,… creeetttt,….creeeeeetttt,… bersamaan dengan keluarnya spermaku aku merasakan ketegangan yang luar biasa bahkan lebih hebat dari yang tadi,… kaki Ningrum kaku dan melingakar pada kakiku dan erangannya semakin keras dan binal. Pagutan tangannya kurasakan sampai aku hampir tak bernafas,……………… Kami berdua puas dan sama-sama kelelahan.
Sejak saat itu sampai sekarang aku masih sering melakukan hubungan sex dengan Ningrum, bahkan secara sembunyi-sembunyi aku sempat merasakan memek lain milik sahabat Ningrum, karena Ningrum pernah berkata bahwa dia tidak suka melihat aku melayani teman-temannya, dan bahkan ada beberapa ibu-ibu yang tetap jadi tumpuhan penisku. Bahkan berkat informasi dari mereka-mereka kini aku biasa melakukan hubungan sex dengan mereka yang kesepian. Aku minta maaf, jika Ningrum sempat membaca ini, bukan maksudku untuk membuka rahasia, tapi aku ingin membagi cerita dengan yang lain. Untuk pembaca nanti akan kutulis lagi pengalamanku dengan sahabat Ningrum.
 
Tonton Videonya Di Sini >> FilemSeks.com & PilemBokep.com

This Post Has Been Viewed 201 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *